Makanan bayi buatan sendiri adalah pilihan yang lebih sehat dibandingkan dengan makanan bayi instan. Anda dapat dengan mudah dan aman menyiapkan sendiri makanan bayi dengan cepat dan tanpa susah payah. Hasil akhirnya adalah berbagai macam rasa dan jenis makanan yang tidak akan anda dapatkan bila anda membeli makanan botolan.
Hal lain yang tidak anda dapatkan bila anda membuat sendiri makanan bayi anda adalah alat pembersih dan pensterilan yang sesuai standar industri. Agar bayi dan batita Anda sehat, maka Anda harus memperhatikan keamanan dan kebersihan proses persiapan, penyimpanan dan pemberian makanan, hal ini disebabkan karena:
· Kuman, baik dalam bentuk jamur, spora dan bakteri, dapat menyebabkan penyakit serius pada anak segala usia, terlebih lagi bayi dan batita, dimana mereka lebih rentan dan beresiko terkena penyakit-penyakit infeksi, termasuk infeksi gastrointestinal dan juga diare. · Kadang kita tidak bisa mengetahui apakah makanan sudah terkontaminasi hanya dengan mengamati bau, rasa atau bentuk makanan.
· Permukaan dapur dan peralatan masak dan makan dapat terkontaminasi kuman yang berasal dari makanan yang disiapkan untuk anggota keluarga lainnya.
Tapi hal ini bukan berarti anda tidak bisa menjaga makanan bayi buatan anda dari bakteri patogen dan hal-hal lain yang tidak Anda inginkan. Di bawah ini ada beberapa hal yang relatif mudah dan cepat yang dapat anda lakukan untuk memastikan keamanan makanan bayi buatan anda.
Mempersiapkan Peralatan:
Pastikan bahwa peralatan yang anda gunakan seperti, panci, kuali, talenan dan blender/food processor telah dibersihkan dengan baik; lebih baik lagi bila menggunakan sabun anti bakteri (menggunakan sabun anti bakteri yang natural adalah pilihan yang terbaik dibandingkan dengan pembersih biasa). Jangan pernah menggunakan talenan yang sama untuk memotong daging dan buah/sayuran. Anda harus memiliki satu talenan khusus untuk memotong daging, dan satu lagi khusus untuk memotong buah/sayuran.
Persiapan Untuk Memasak:
Buah dan sayuran: Jangan pernah lupa untuk membasuh dan mencuci buah dan sayuran yang akan anda gunakan untuk memasak makanan bayi. Meskipun anda tidak akan menggunakan kulitnya, atau bahkan bila yang anda gunakan adalah sayuran organik, anda harus selalu membersihkan bahan-bahan yang akan anda gunakan.
Mengupas kulit, membersihkan mata atau membuang biji sangat penting untuk dilakukan sebelum mulai memasak. Akan tetapi ada beberapa pengecualian dimana anda tidak perlu mengupas kulit, membersihkan mata atau membuang biji; pengecualian ini akan terjadi pada saat yang berbeda tergantung pada umur bayi anda, buah/sayuran yang akan anda masak dan dengan cara apa anda akan memasak bahan-bahan tersebut.
Menggunakan talenan yang terbuat dari kayu lebih aman daripada menggunakan talenan plastik, karena bakteri pada talenan kayu lebih mudah dibersihkan daripada bakteri pada talenan plastik.
Daging: Bila anda menggunakan bahan daging, anda harus selalu mencuci tangan anda atau menggunakan sarung tangan plastik bila mungkin.
Apabila anda selesai menyiapkan daging dan akan menyiapkan bahan makanan yang lain, selalu cuci tangan anda terlebih dahulu sebelum anda memegang bahan lain. Selalu cuci tangan anda setelah anda memegang daging, terutama bila anda baru saja memegang produk unggas – termasuk telur ayam.
Jangan gunakan wajan atau panci yang telah atau akan digunakan untuk memasak buah atau sayuran. Menggunakan talenan yang terbuat dari kayu lebih aman daripada menggunakan talenan plastik, karena bakteri pada talenan kayu lebih mudah dibersihkan daripada bakteri pada talenan plastik.
Cairkan daging di dalam lemari es atau dalam microwave dan jangan pernah meninggalkannya untuk mencair pada suhu ruangan! Jangan pernah berikan daging, ayam, ikan dan telur mentah atau setengah matang pada bayi anda. Dengan kata lain, bayi dan bahkan balita harus menggunakan daging yang sudah matang.
Untuk memastikan kemananan yang terbaik, semua daging contohnya daging unggas, daging merah, termasuk juga daging ikan, harus dimasak sebagai berikut*:
· Masak semua daging dengan suhu minimal 160! Fahrenheit. Periksa temperatur dengan termometer daging.
· Masak daging unggas putih dengan suhu setidaknya 170 ! Fahrenheit dan daging unggas merah dengan suhu setidaknya 180! Fahrenheit untuk kematangannya. Cek temperatur dengan termometer daging.
· Masak daging ikan dengan suhu 160! Fahrenheit . Cek temperatur dengan termometer daging. (WM/DS/PP)
Sumber:
Safely Preparing Homemade Baby Food, http://www.wholesomebabyfood.com/tip27May.htm
Top 5 Entri
-
Al Qur'an begitu sempurna, sampai-sampai masalah 'Bersetubuh di saat Haidh' pun terdapat di dalamnya, yaitu pada Surah Al Baqarah ayat 222 ...
-
(dr. H. Hanny Ronosulistyo, Sp.OG, K. Obos, MM.) Perkuat ikatan emosional kita dengan si kecil sedini mungkin. Caranya? Ajak mereka berkom...
-
Sejak bulan-bulan pertama, bayi selalu menirukan ibunya. Apa saja yang ditiru? Empat Hal yang Ditiru Bayi amat hebat dalam meniru, terut...
-
Rumah sakit bersalin memberikan susu formula pada seorang bayi di hari-hari pertama hidupnya, dengan alasan bahwa "susu ibunya belum keluar"...
-
Selamat ya buat Anda calon ibu! Masa kehamilan yg begitu membahagiakan tentunya... Apalagi jika si janin sdh mulai melakukan berbagai macam ...
Jumat, Desember 16, 2011
Cara Mempersiapkan Masakan
Label:
Makanan Pendamping Asi
Langganan:
Poskan Komentar (Atom)






0 komentar:
Poskan Komentar